Kalkulator inflasi menunjukkan berapa nilai sejumlah uang hari ini di masa depan saat harga naik. Kalkulator menerapkan tingkat inflasi majemuk pada periode dan frekuensi pemajemukan yang dipilih untuk menghasilkan nilai masa depan, total daya beli yang hilang karena inflasi, dan proyeksi tahunan.
Matematika di balik alat ini adalah rumus pertumbuhan majemuk standar: Nilai Masa Depan = Jumlah × (1 + r/n)^(n × t), dengan r tingkat inflasi tahunan, n jumlah periode pemajemukan per tahun, dan t jumlah tahun. Dengan jumlah Rp10.000, inflasi 3%, dan 10 tahun pemajemukan tahunan, nilai masa depan adalah 10.000 × 1,03^10 = Rp13.439,16.
Karena inflasi bersifat majemuk, dampaknya semakin cepat seiring waktu. Tingkat 3% mengikis sekitar setengah daya beli dalam 24 tahun, itulah sebabnya rencana jangka panjang harus memperhitungkannya secara eksplisit.