Konversi angka secara instan antara biner, oktal, desimal, dan heksadesimal dengan rincian nilai tempat langsung yang menunjukkan tepat bagaimana setiap digit berkontribusi pada totalnya.
Konverter basis menerjemahkan angka dari satu sistem bilangan posisional ke sistem lain — paling umum antara biner (basis 2), oktal (basis 8), desimal (basis 10), dan heksadesimal (basis 16). Setiap sistem bilangan bekerja dengan cara yang sama: nilai setiap digit bergantung pada posisinya, dikalikan basis dipangkatkan posisi tersebut. Komputer menyimpan dan memproses segalanya dalam biner, tetapi string biner menjadi panjang dan sulit dibaca, sehingga programmer menggunakan heksadesimal sebagai singkatan yang ringkas, dan oktal muncul pada izin file Unix yang lebih lama.
Kalkulator ini langsung mengonversi input Anda ke keempat basis sekaligus, dan menampilkan rincian nilai tempat — setiap digit dikali bobot posisinya — sehingga Anda dapat melihat tepat bagaimana konversi bekerja, bukan sekadar mendapat jawaban yang tidak jelas.
Mengonversi heksadesimal 2F ke desimal: 2×16¹ + 15×16⁰ = 32 + 15 = 47. Dalam biner, 47 adalah 101111, dan dalam oktal adalah 57.