Hitung impuls, perubahan kecepatan, dan gaya rata-rata dari massa dan perubahan kecepatan menggunakan teorema impuls-momentum. Kalkulator fisika gratis.
Kalkulator impuls memungkinkan Anda menghitung secara instan impuls yang diberikan pada suatu benda — dan, jika Anda memberikan interval waktu, gaya rata-rata yang terlibat — menggunakan teorema impuls-momentum. Masukkan massa suatu benda, kecepatan awal dan akhirnya, dan (opsional) waktu di mana perubahan kecepatan tersebut terjadi, dan kalkulator mengembalikan impuls (J = mΔv) dan gaya rata-rata (F = J/Δt).
Impuls menggambarkan efek kumulatif dari gaya yang bekerja seiring waktu, dan secara matematis identik dengan perubahan momentum yang dialami suatu benda. Kesetaraan ini — teorema impuls-momentum — adalah salah satu ide yang paling berguna secara praktis dalam mekanika klasik, karena menjelaskan mengapa perubahan kecepatan yang sama dapat terasa sangat berbeda tergantung seberapa cepat itu terjadi: mobil yang menabrak dinding pada 50 km/jam dan berhenti dalam 0,1 detik menghasilkan gaya yang jauh lebih besar daripada mobil yang sama yang melambat hingga berhenti selama 5 detik menggunakan rem, meskipun perubahan momentumnya identik.
Kalkulator ini berguna dalam banyak konteks: mahasiswa fisika menggunakannya untuk menyelesaikan masalah tumbukan dan perubahan momentum, insinyur keselamatan menggunakannya untuk memahami bagaimana airbag, zona hancur, dan bantalan mengurangi cedera dengan memperpanjang waktu benturan, dan ilmuwan olahraga serta pelatih menggunakannya untuk menganalisis teknik seperti melanjutkan ayunan atau 'mengalah' pada benturan untuk mengendalikan gaya.
Bola bisbol dengan massa 0,145 kg dipukul oleh tongkat pemukul, mengubah kecepatannya dari 0 m/s menjadi 40 m/s dalam sekitar 0,7 milidetik (0,0007 s). Impuls adalah J = 0,145 × (40 - 0) = 5,8 N·s. Gaya rata-rata yang diberikan tongkat pemukul pada bola selama kontak adalah F = 5,8 / 0,0007 ≈ 8.286 N — gaya yang sangat besar, tetapi hanya diterapkan sebentar.
Nilai impuls yang dihasilkan kalkulator ini mewakili total 'dorongan' yang diberikan untuk mengubah momentum benda — magnitudo yang lebih besar berarti perubahan gerak yang lebih besar, baik dari gaya yang lebih kuat, durasi yang lebih lama, atau keduanya. Ketika Anda juga memberikan interval waktu, gaya rata-rata memberi tahu Anda seberapa intens dorongan tersebut dari momen ke momen. Perhatikan dalam tabel referensi bagaimana skenario yang sangat berbeda — servis tenis yang lembut versus peluncuran roket — mencakup banyak orde besaran dalam impuls, meskipun fisika yang mendasarinya (J = mΔv) identik. Jika gaya rata-rata yang Anda hitung tampak sangat besar, periksa interval waktu Anda — tumbukan dunia nyata sering terjadi dalam milidetik, dan bahkan perubahan momentum sederhana yang dibagi dengan Δt yang sangat kecil menghasilkan gaya yang sangat besar — inilah sebabnya benturan yang singkat dan tiba-tiba jauh lebih merusak daripada perubahan momentum yang sama yang tersebar dalam waktu lebih lama.
Masukkan massa benda, kecepatan awal dan akhirnya, serta interval waktu perubahan kecepatan — kalkulator menghitung impuls menggunakan J = mΔv, dan gaya rata-rata menggunakan F = J/Δt.
| Skenario | Impuls |
|---|---|
| Bola tenis dipukul saat servis | 3 N·s |
| Bola bisbol dipukul tongkat pemukul | 6 N·s |
| Pukulan tinju pada karung berat | 15 N·s |
| Mobil menabrak dinding dengan kecepatan sedang | 8.000 N·s |
| Impuls mesin roket saat peluncuran | 5.000.000 N·s |