Hitung percepatan dari kecepatan awal, kecepatan akhir, dan waktu menggunakan a=(v-u)/t. Dapatkan juga kecepatan rata-rata dan jarak tempuh. Kalkulator kinematika gratis untuk pelajar dan profesional.
Kalkulator percepatan membantu Anda mengetahui seberapa cepat kecepatan sebuah benda berubah seiring waktu, menggunakan rumus kinematika dasar percepatan = (kecepatan akhir − kecepatan awal) ÷ waktu. Percepatan adalah salah satu besaran inti dalam fisika, yang menggambarkan bukan hanya seberapa cepat sesuatu bergerak, tetapi seberapa cepat kecepatan itu sendiri berubah — apakah sebuah benda sedang bertambah cepat, melambat, atau berubah arah.
Kalkulator ini mengambil kecepatan awal, kecepatan akhir, dan waktu selama perubahan tersebut terjadi, dan langsung menghitung percepatan dalam meter per detik kuadrat (m/s²). Sebagai bonus, kalkulator ini juga menghitung kecepatan rata-rata selama periode tersebut dan total jarak tempuh — keduanya berguna untuk memeriksa ulang pekerjaan Anda atau mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang gerakan yang terlibat.
Percepatan muncul di mana-mana dalam kehidupan sehari-hari dan teknik: mobil yang bertambah cepat dari lampu merah, bola yang jatuh karena gravitasi, roket yang lepas landas, atau kereta yang mengerem hingga berhenti. Memahami percepatan adalah dasar penting untuk konsep fisika yang lebih lanjut seperti gaya (melalui Hukum Kedua Newton, F = ma) dan seluruh rangkaian persamaan kinematika yang digunakan untuk memodelkan gerakan secara presisi.
Sebuah mobil bertambah cepat dari diam (0 m/s) menjadi 20 m/s (sekitar 72 km/jam) dalam 4 detik. Menggunakan rumus: a = (20 − 0) ÷ 4 = 5 m/s². Kecepatan rata-rata selama waktu tersebut adalah (0 + 20) ÷ 2 = 10 m/s, sehingga mobil menempuh jarak 10 × 4 = 40 meter saat bertambah cepat. Jika mobil yang sama kemudian mengerem dari 20 m/s hingga berhenti total dalam 5 detik, percepatannya adalah a = (0 − 20) ÷ 5 = −4 m/s² — tanda negatif menunjukkan perlambatan.
Nilai percepatan dari kalkulator ini menunjukkan seberapa cepat kecepatan berubah, rata-rata, selama periode waktu yang Anda masukkan. Hasil positif berarti benda tersebut bertambah cepat (searah gerakan); hasil negatif berarti benda tersebut melambat. Semakin besar besarannya, semakin tiba-tiba perubahan kecepatannya. Untuk menempatkan hasil Anda dalam konteks, bandingkan dengan titik acuan yang familier: gravitasi Bumi mempercepat benda yang jatuh pada 9,81 m/s², mobil sport yang cepat mungkin mencapai 3-5 m/s² saat berangkat, dan elevator biasa bertambah cepat jauh di bawah 1 m/s² demi kenyamanan penumpang. Jika hasil Anda berkali-kali lebih besar dari 9,81 m/s² (banyak "g"), kemungkinan itu mewakili peristiwa yang sangat intens dan berdurasi singkat seperti kecelakaan atau skenario balapan berperforma tinggi. Angka kecepatan rata-rata dan jarak bonus mengasumsikan percepatan konstan sepanjang periode waktu — jika percepatan nyata sebenarnya bervariasi (misalnya, mobil bertambah cepat lebih kuat di awal lalu melambat), jarak sebenarnya yang ditempuh mungkin sedikit berbeda dari perkiraan ini, meskipun metode kecepatan rata-rata yang digunakan di sini akurat untuk sebagian besar skenario percepatan konstan yang praktis.
Masukkan kecepatan awal, kecepatan akhir, dan waktu untuk menghitung percepatan, kecepatan rata-rata, dan jarak tempuh.