Hitung tingkat kapitalisasi untuk properti penghasil pendapatan apa pun. Masukkan pendapatan operasional bersih dan nilai properti untuk menentukan cap rate, atau kerja mundur untuk menemukan harga pembelian yang tepat untuk target pengembalian Anda.
Kalkulator Cap Rate membantu investor mengukur keuntungan properti yang tidak bergantung pada pembiayaan.
Dengan $30K Pendapatan Operasional Bersih dan $400K properti value, cap rate adalah 7.5%.
Cap rate adalah filter pertama dan terpenting Anda untuk mengevaluasi properti yang menghasilkan pendapatan. Cap rate 7% berarti properti menghasilkan pendapatan bersih sebesar 7% dari harga pembeliannya setiap tahun — mirip dengan imbal hasil dividen pada saham. Namun, tidak seperti dividen saham, cap rate tidak memperhitungkan biaya pembiayaan Anda, dan mengabaikan potensi apresiasi atau depresiasi nilai properti dari waktu ke waktu. Saat membandingkan properti, lihat selisih antara cap rate dan tingkat bebas risiko (imbal hasil Treasury 10 tahun). Selisih 300-500 basis poin secara historis normal dan menunjukkan real estat yang dihargai secara wajar. Selisih di bawah 250 basis poin menunjukkan properti mungkin terlalu mahal dibandingkan obligasi. Selisih di atas 600 basis poin mungkin menandakan peluang nilai atau risiko tersembunyi yang memerlukan penyelidikan lebih dalam. Cap rate bervariasi secara signifikan berdasarkan jenis properti. Properti multifamily biasanya diperdagangkan pada cap rate terendah (4-6%) karena permintaan yang stabil dan preferensi investor institusional. Properti industri memiliki cap rate sedang (5-7%). Properti ritel dan perkantoran umumnya memiliki cap rate lebih tinggi (6-9%) mencerminkan risiko kekosongan yang lebih tinggi dan periode pengisian yang lebih lama. Dalam setiap kategori, kualitas lokasi, kredit penyewa, dan struktur sewa menciptakan variasi yang signifikan. Keterbatasan terpenting dari analisis cap rate adalah bahwa ini adalah ukuran statis — hanya menangkap pengembalian tahun pertama dan mengasumsikan tidak ada perubahan dalam pendapatan atau nilai. Investor canggih menggabungkan analisis cap rate dengan pemodelan arus kas diskonto, perhitungan IRR, dan analisis sensitivitas untuk memperhitungkan pertumbuhan sewa, inflasi biaya, belanja modal, dan cap rate keluar. Gunakan kalkulator cap rate ini sebagai titik awal, kemudian tambahkan analisis lebih lanjut sebelum membuat keputusan investasi.
Tingkat kapitalisasi, yang umum disebut cap rate, adalah metrik yang paling banyak digunakan dalam investasi real estat komersial. Ini memberikan cara sederhana dan terstandarisasi untuk mengevaluasi pengembalian properti yang menghasilkan pendapatan tanpa distorsi struktur pembiayaan. Cap rate menjawab satu pertanyaan mendasar: jika Anda membeli properti secara tunai, berapa persentase pengembalian yang akan dihasilkan oleh pendapatan operasional bersih Anda di tahun pertama? Dikembangkan dari pendekatan kapitalisasi pendapatan untuk penilaian properti, cap rate telah menjadi landasan analisis real estat selama puluhan tahun. Penilai menggunakannya untuk penilaian, investor menggunakannya untuk perbandingan, dan pemberi pinjaman menggunakannya untuk penjaminan. Memahami cap rate — apa yang mendorongnya, bagaimana bervariasinya berdasarkan jenis dan lokasi properti, dan bagaimana berinteraksinya dengan suku bunga — adalah pengetahuan esensial bagi siapa pun yang berinvestasi di real estat komersial atau perumahan sewaan.
Gunakan Kalkulator Cap Rate setiap kali Anda mengevaluasi properti yang menghasilkan pendapatan untuk dibeli, membandingkan beberapa peluang investasi, atau meninjau portofolio yang ada. Ini paling berharga selama penyaringan properti awal, sebelum membuat penawaran, selama tinjauan portofolio triwulanan, dan saat menilai apakah akan menjual properti berdasarkan cap rate pasar saat ini. Juga gunakan saat meneliti pasar baru untuk memahami kisaran cap rate yang berlaku sebelum Anda mulai melihat properti tertentu.