Apa itu Kalkulator Teorema Pythagoras?
Teorema Pythagoras adalah salah satu hasil paling mendasar dan paling banyak digunakan dalam seluruh cabang matematika. Teorema ini menyatakan bahwa pada setiap segitiga siku-siku, kuadrat sisi miring (sisi yang berhadapan dengan sudut siku-siku) sama dengan jumlah kuadrat kedua sisi lainnya: a² + b² = c².
Kalkulator ini memungkinkan Anda menyelesaikan segitiga siku-siku dengan tiga cara: mencari sisi miring jika kedua sisi siku diketahui, mencari satu sisi siku jika sisi siku lainnya dan sisi miring diketahui, atau memverifikasi apakah tiga sisi yang diberikan membentuk segitiga siku-siku yang valid. Setiap hasil mencakup luas, keliling, dan penurunan langkah demi langkah lengkap sehingga Anda dapat mengikuti proses aljabarnya.
Langkah-langkah:
- Pilih apa yang ingin Anda cari: sisi miring atau salah satu sisi siku.
- Masukkan dua panjang sisi yang diketahui.
- Kalkulator menerapkan teorema Pythagoras dan menampilkan penurunan aljabar lengkap.
- Tinjau luas dan keliling segitiga siku-siku tersebut.
Rumus
Teorema Pythagoras: a² + b² = c²
Mencari sisi miring: c = √(a² + b²)
Mencari sisi siku a: a = √(c² - b²)
Mencari sisi siku b: b = √(c² - a²)
Luas: A = ½ab
Keliling: P = a + b + c
Kasus Penggunaan
- Menyelesaikan tugas dan soal ujian geometri
- Konstruksi — menghitung jarak diagonal
- Navigasi — menemukan jarak garis lurus antara dua titik
- Arsitektur — memverifikasi sudut siku pada tata letak bangunan
- Fisika — menguraikan komponen vektor
Manfaat Utama
- Tiga mode penyelesaian: cari sisi miring, cari sisi siku a, atau cari sisi siku b
- Visualisasi segitiga siku-siku SVG beranimasi dengan sisi berlabel
- Penurunan aljabar langkah demi langkah lengkap menggunakan rumus yang dirender dengan KaTeX
- Perhitungan luas dan keliling secara instan
- Salin, bagikan, dan ekspor hasil hanya dengan satu klik
Tips Profesional
- Gunakan triple Pythagoras (3-4-5, 5-12-13, 8-15-17) untuk cepat memeriksa hasil kerja Anda
- Sisi miring selalu merupakan sisi terpanjang pada segitiga siku-siku
- Jika a² + b² > c², segitiga tersebut lancip; jika a² + b² < c², segitiga tersebut tumpul
- Untuk geometri koordinat, jarak antara dua titik hanyalah sisi miring dari segitiga siku-siku yang dibentuk oleh selisih horizontal dan vertikal
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- Menerapkan teorema pada segitiga bukan siku-siku — teorema ini hanya berlaku untuk sudut 90°
- Bingung menentukan sisi mana yang merupakan sisi miring — sisi miring selalu merupakan sisi terpanjang, berhadapan dengan sudut siku-siku
- Mengurangi padahal seharusnya menjumlahkan (atau sebaliknya) — ingat: c² = a² + b² untuk mencari c, tetapi a² = c² − b² untuk mencari sisi siku
- Lupa mengambil akar kuadrat setelah menjumlahkan atau mengurangkan kuadrat
Istilah Kunci Dijelaskan
- Sisi Miring (Hipotenusa): Sisi terpanjang pada segitiga siku-siku, berhadapan dengan sudut siku-siku
- Sisi Siku: Salah satu dari dua sisi yang lebih pendek pada segitiga siku-siku yang membentuk sudut siku-siku
- Triple Pythagoras: Tiga bilangan bulat positif a, b, c yang memenuhi a² + b² = c²
- Segitiga Siku-siku: Segitiga dengan tepat satu sudut 90°
- Akar Kuadrat: Operasi kebalikan dari mengkuadratkan suatu bilangan
Contoh
Untuk segitiga siku-siku dengan sisi siku a = 3 dan b = 4: c = √(3² + 4²) = √(9 + 16) = √25 = 5. Luas = ½ × 3 × 4 = 6 satuan persegi. Keliling = 3 + 4 + 5 = 12 satuan.

