Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. dengan menggunakan Calculora, Anda menyetujui Kebijakan Privasi.
Hitung tegangan, arus, resistansi, dan kuasa menggunakan Hukum Ohm. masukkan dua nilai untuk menemukan parameter yang tersisa secara instan. Cocok untuk penggemar elektronik, siswa, dan insinyur listrik.
masukkan dua nilai apa pun untuk mengira nilai lainnya
Hukum Ohm adalah prinsip fundamental dalam teknik elektro dan fisika yang menggambarkan hubungan antara tegangan, arus, resistansi, dan kuasa dalam rangkaian listrik. Dinamai sesuai dengan fisikawan Jerman Georg Ohm, hukum ini adalah fondasi untuk memahami bagaimana rangkaian listrik bekerja dan sangat penting bagi siapa pun yang bekerja dengan elektronik.
Hukum Ohm menyatakan bahwa arus yang melalui konduktor antara dua titik berbanding lurus dengan tegangan di kedua titik dan berbanding terbalik dengan resistansi. Hubungan sederhana ini memungkinkan Anda mengira salah satu dari nilai-nilai ini jika Anda mengetahui dua lainnya, menjadikannya alat yang sangat diperlukan untuk desain sirkuit, pemecahan masalah, dan analisis.
Sebuah rangkaian memiliki baterai 12V yang terhubung ke resistor 4Ω. untuk menemukan arus: I = V/R = 12/4 = 3 ampere. kuasa yang dihamburkan oleh resistor: P = V × I = 12 × 3 = 36 watt. Ini berarti resistor harus memiliki rating setidaknya 36 watt untuk menghindari panas berlebih.