Apa itu Kalkulator Arus Kas Properti Sewa?
Kalkulator Arus Kas Properti Sewa membantu investor menganalisis profitabilitas properti sewaan.
Kapan Menggunakan Kalkulator Ini
- Saat underwriting pembelian properti sewa sebelum mengajukan penawaran
- Saat membandingkan beberapa kandidat sewa berdampingan pada arus kas dan cash-on-cash return
- Saat memutuskan seberapa besar uang muka berdasarkan efeknya pada arus kas bulanan
- Saat stress-testing properti terhadap periode kekosongan atau tahun dengan pemeliharaan berat
- Saat memeriksa apakah kenaikan sewa secara berarti meningkatkan pengembalian properti
- Saat menjelaskan gambaran finansial lengkap sewa kepada pemberi pinjaman, mitra, atau pasangan sebelum membeli
Langkah-langkah:
- Masukkan harga pembelian dan uang muka.
- Masukkan suku bunga dan jangka waktu pinjaman.
- Tambahkan sewa dan pengeluaran bulanan.
- Lihat arus kas dan pengembalian.
Rumus
Arus Kas Bulanan = Sewa Efektif − Total Biaya
Sewa Efektif = Sewa Bulanan − Tunjangan Lowongan
Total Biaya = Biaya Operasional + Pembayaran Hipotek + Manajemen Properti + Perawatan + HOA + Asuransi + Pajak Properti
Arus Kas Tahunan = Arus Kas Bulanan × 12
Pengembalian Cash-on-Cash = (Arus Kas Tahunan / Total Tunai Diinvestasikan) × 100
Total Tunai Diinvestasikan = Uang Muka + Biaya Penutupan
Kasus Penggunaan
- Analisis properti
- Perbandingan investasi
- Perencanaan portofolio
Manfaat Utama
- Dapatkan hasil kalkulator properti sewaan yang akurat secara instan
- Hemat waktu dengan perhitungan kalkulator properti sewaan
- Buat keputusan yang tepat dengan data yang jelas
- Gratis di perangkat apa pun tanpa unduhan
Tips Profesional
- Periksa ulang input untuk akurasi
- Jalankan beberapa skenario
- Gabungkan dengan alat lain
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- Menggunakan input yang tidak akurat
- Mengabaikan faktor-faktor kunci
- Salah mengartikan hasil
Istilah Kunci Dijelaskan
- Input: Nilai yang Anda berikan
- Output: Hasil yang dihitung
- Rumus: Metode yang digunakan
- Hasil: Jawaban yang dihitung
Konsep Terkait
- Cap Rate: Cap rate mengisolasi pengembalian properti dari pembiayaan spesifik Anda, yang membuatnya menjadi angka yang digunakan saat membandingkan sewa yang dibeli dengan ketentuan pinjaman berbeda. Kalkulator cap rate kami menarik angka ini secara terpisah.
- Cash-on-Cash Return: Meskipun kalkulator ini menunjukkan cash-on-cash return sebagai salah satu outputnya, kalkulator cash-on-cash return khusus kami berguna untuk dengan cepat menguji bagaimana jumlah uang muka yang berbeda mengubah pengembalian persentase Anda.
- DSCR: Sebelum pemberi pinjaman menyetujui pembiayaan, mereka akan memeriksa apakah NOI properti memenuhi rasio cakupan layanan utang minimum mereka — verifikasi itu secara terpisah dengan kalkulator DSCR kami.
- NOI: Pendapatan operasional bersih adalah fondasi tempat cap rate dan angka lain kalkulator ini dibangun — kalkulator NOI kami berguna saat Anda ingin mengisolasi dan memeriksa ulang angka itu sendiri.
- Sewa vs Beli: Jika Anda mempertimbangkan apakah akan membeli properti ini untuk ditinggali sendiri daripada disewakan, itu adalah keputusan berbeda dengan kalkulator berbeda — lihat kalkulator sewa vs beli kami untuk perbandingan huni-sendiri.
Contoh
Properti senilai $300K dengan uang muka 20%, tarif 6,5%, sewa $2K, dan pengeluaran $500 menghasilkan arus kas positif.
Interpretasi Hasil Anda
Kalkulator ini menggabungkan pembiayaan, pendapatan, dan biaya menjadi empat angka yang paling penting untuk pembelian sewa: arus kas bulanan (yang tersisa setelah hipotek dan semua biaya), cash-on-cash return (pengembalian atas uang tunai yang Anda investasikan), cap rate (pengembalian atas harga beli penuh, independen dari pembiayaan), dan NOI (pendapatan operasional murni properti). Arus kas bulanan positif dengan ruang lebih adalah tes dasar — properti yang hanya mencapai titik impas tidak memiliki bantalan untuk kekosongan, perbaikan, atau kenaikan suku bunga pada pinjaman variabel. Cap rate adalah angka yang digunakan saat membandingkan properti di berbagai skenario pembiayaan, karena sepenuhnya mengabaikan ketentuan pinjaman Anda; cash-on-cash adalah angka yang digunakan saat membandingkan seberapa efisien uang tunai aktual Anda digunakan. Jalankan kembali angka dengan sewa yang lebih rendah dan tingkat kekosongan yang lebih tinggi dari yang Anda harapkan — jika properti masih menghasilkan arus kas di bawah skenario yang lebih konservatif itu, ia memiliki margin nyata untuk kesalahan; jika tidak, Anda bergantung pada semuanya berjalan dengan baik.

